Beternak adalah salah satu aktivitas yang sudah sering dilakukan oleh sebagian besar masyarakat Indonesia. Biasanya hewan yang diternakan tidak jauh-jauh dari hewan untuk kebutuhan konsumsi seperti ayam, kambing, sapi dan jenis hewan lainnya. Namun seorang pria di Klaten memilih bidang yang lainnya, yakni ternak burung jalak bali, tidak tanggung-tanggung, pria ini bahkan sengaja membuat kandang hingga tiga lantai.

Baca Juga: 10 Burung Terunik yang Bentuknya Mirip Alien

Dilansir dari chanel Youtube CapCapung, Pria Bernama Misbun Winasis yang beralamat di desa Jiwan, RT 1 RW 11, Jimbung, Kalikotes, Klaten, Jawa Tengah ini mengatakan bahwa usaha ternak jalak yang ia jalani ini berawal dari kecintaannya terhadap burung, sedangkan untuk burung yang ia ternak sendiri adalah burung jalak bali, jalak putih jalak suren, jalak hongkong, dan merak hijau.

Misbun Winasih peternak jalak bali di klaten

Misbun mengatakan bahwa ia sudah memulai usaha ternak burung jalak di Klaten ini sejak tahun 2009. Namun awalnya bukan Jalak bali yang dipilihnya, melainkan burung Jalak Suren dengan jumlah 18 Pasang sampai sekarang, sampai pada tahun 2021 jumlah jalak yang ia budidayakan sudah mencapai 313 pasang.

Terkait ternak jalak bali, Misbun lewat ANF Klaten tertarik untuk mencobanya pada tahun 2012 dengan jumlah 3 pasang, dimana pada saat itu ada stereotipe bahwa penangkaran jalak bali lumayan susah, baik dari segi perawatan ataupun birokrasi yang harus dilewati, mengingat Jalak Bali ada burung yang dilindungi.

Setelah melalui dan menjalaninya sendiri, Misbun tidak menebukan hambatan yang berarti. “Ternyata kok (ternak) jalak Bali berbeda dengan yang apa orang katakan, birokrasi tak anggap mudah, penangkaran pun juga mudah, gak seperti yang orang katakan” ucap Misbun.

Kemudian di tahun yang sama, yang awalnya Misbun juga ternak burung lain seperti Murai Batu dan Cucak Rowo, ia lebih memilih menjualnya dan mulai fokus pada penangkaran jalak Bali, dimana sampai tahun ini sudah ada lebih dari 100 pasang Jalak Bali yang ia tangkarkan.

Seperti yang sudah kami katakan, Misbun sangat serius dengan usaha ternak burung jalaknya ini, hal ini bisa kita lihat dari jumlah kandangnya yang mencapai 3 lantai. Ditanya soal ini, Misbun menjelaskan bahwa awal mula ada ide bikin kadang tiga lantai ini karena ia ingin ternak dalam jumlah banyak, namun lahan yang tersedia terbatas, sampai pada akhirnya ketemu ide untuk membuat kandang sampai 3 lantai.

Sama seperti usaha di bidang lainnya, Misbun juga tidak lepas dari yang namanya kesalahan dan jatuh bangun terkait pengkaran burung, dimulai burung mati atau konstruksi kandang salah, terlalu panas, dan lain sebagainya. Namun Misbun tidak melihat kegagalan sebagai sebuah akhir, justru ia melihat kegalan adalah cara ia bersekolah, suatu saat pasti lulus dan berhasil.

Selain itu Misbun juga berbi beberapa tips terkait usaha ternak burung Jalak bali yang ia jalani, salah satunya untuk selalu menjaga kebersihan, dan ternyata ini yang menjadi faktor terbanyak kegagalan yang di alami pengkar di luar sana, yakni tidak memperhatikan kebersihan kandang. Di penangkarannya, misbun akan selalu mengganti air minum, sehari sekali, menurutnya ini penting karena air minum yang sudah lebih dari sehari pasti akan bercampur dengan berbagai kotoran, termasuk kotoran burung sendiri.

Sampai saat ini beliau masih bertahan, dan menjual burung tangkarannya sampai penjuru pelosok tanah air. Selain itu, burung yang beliua jual juga sudah di lengkapi dengan dokumen pendukung, karena bagaimanapun ini adalah satwa yang di lindungi.

Baca Juga: Kisah Sukses Pria di Gresik yang Menangkarkan Murai Batu Albino

Itulah kisah Misbun Winasis dengan ternak jalak Surennya yang kini sudah mencapai ratusan pasang. Bagaimana, apakah mkicau lovers tertarik untuk mengikuti jejak mas Misbun dengan kesuksesannya melakukan pengkaran Jalak Bali?

Write A Comment