Meskipun kita tinggal di Indonesia yang hanya memiliki dua musim saja, namun bukan berarti perubahan cuaca tidak memberikan tantangan terhadap kesehatan si burung. Musim peralihan dari kemarau ke hujan memang bisa memberikan beberapa dampak pada burung kicau, dimulai dari burung terlihat kedinginan, mabung lebih awal, suara jadi agak serak, dan masih banyak lagi lainnya.

Secara alami, tubuh burung memang bisa menyesuaikan dengan lingkungannya. Namun pada saat masih awal-awal, kondisi ini tentu menjadi tantangan tersendiri bagi penghobi burung dan para penangkar. Lalu apakah ada beberapa tips dan cara yang bisa kita lakukan untuk menjaga kesehatan burung di tengah perubahan cuaca dari panas ke hujan ini?

Cara Menjaga Kesehatan Burung pada Musim Hujan

Jika Mkicau Lovers melihat ada perubahan terhadap kesehatan burung kicau pada saat musim hujan, ikuti beberapa tips dan trik berikut ini agar kesehatan burung tetap terjaga.

1. Berikan Extra Fooding

Peralihan cuaca dari panas ke hujan tentu membuat cuaca disekitar kita menjadi dingin, agar si burung mampu menyesuaikan dengan perubahan yang ada, kita bisa membantunya dengan memberikan Extra Fooding yang memang dikenal bisa memberikan kehangatan bagi si burung.

Baca Juga: 7 Pesona Burung Murai Batu, Pantes disukai Banyak Orang

Ada beberapa jenis extra fooding yang bisa Mkicau Lovers berikan pada si burung dimulai dari jangkrik, kroto, sampai dengan ulat hongkong. Untuk awal-awal, kamu bisa menambahkan porsinya sebanyak 30-50%, namun jangan sampai kebanyakan juga ya.

2. Pastikan Lingkungan Bersih

Memastikan burung hidup di lingkungan yang bersih memang sudah menjadi standart utama dalam pola perawatan burung, pada saat musim peralihan ini kita juga harus memberikan perhatian yang lebih ekstra untuk hal ini. Khusus buat Mkicau Lovers yang terbiasa membersihkan sangkar 3 kali sehari atau bahkan seminggu sekali, mulailah lebih intents untuk membersihkan sangkar si burung.

Perlu kita ketahui bahwa cuaca dingin dan lingkungan yang kotor akan membuat berbagai virus hidup subur, ini akan menjadi malapetaka jika menyerang burung pada saat musim peralihan seperti ini.

3. Jemur Ketika Memungkinkan

Jika kamu termasuk orang yang memelihara burung untuk kebutuhan gantangan, sebaiknya kita juga mengupayakan agar burung selalu mendapatkan sinar matahari. Ini penting untuk menjaga stamina burung agar tidak drop yang membuat kita harus melakukan recoveri lagi. Caranya seperti apa?

Yakni dengan cara melakukan penjemuran disaat cuaca sedang baik. Misalkan pada siang hari dimana kita biasa menjemur burung ternyata hujan, kita bisa membiarkan burung dalam kerodong, dan begitu ada sinar matahari yang muncul, Mkicau Lovers bisa segera menjemurnya.

4. Kurangi Pasokan Air

Ini penting untuk kamu yang memberikan wadah besar untuk pasokan di dalam sangkar, biasanya para penangkar juga melakukan hal ini. Wadah air yang besar ini biasanya sering dimanfaatkan si burung untuk mandi, ini akan membuat burung cepat kedinginan jika air yang kita sediakan selalu dalam kondisi penuh.

Kurangilah pasokan air didalam sangkar, yang awalnya penuh bisa di isi dengan setengah saja. Jadi meskipun burung tetap ngeyel mandi, ia tidak akan basah kuyup dan kedinginan. Selain itu, ada trick lain untuk menghindari hal ini, yakni dengan mengganti wadah air berukuran besar dengan ukuran yang sedang saja.

5. Berikan Lampu

Pada saat awal-awal musim hujan, biasanya intensitas hujan yang terjadi sangat tinggi, dalam seminggu bahkan kadang tiada hari tanpa hujan. Untuk memastikan burung tetap hangat dan mendapatkan asupan vitamin D, kita bisa menamhakan lampu yang berfungsi sebagai matahari buatan, hal ini juga bisa Mkicau Lovers terapkan pada kandang penangkaran burung.

Gunakan jenis lampu Neon yang selama ini dikenal memiliki kandungan sinar Ulatra Violet, dan pastikan bahwa lampu yang digunakan bisa menambah kehangatan pada si burung, selain melalui makanan yang kita berikan.

6. Krodong si Burung

Pengkrodongan tidak hanya berfungsi untuk memberikan ketenangan dan memberikan waktu pada si burung untuk beristirahat, namun ini juga bisa memberikan kehangatan pada si burung. Pada saat peralihan musim kemarau ke hujan, kamu bisa mengkrodong setiap saat. Pada saat siang hari, pengkrodongan akan memastikan burung terhindar dari hujan.

Sedangkan pada malam hari, akan menghindarkan si burung pada udara dingin yang ekstream pada masa peralihan cuaca. Selain itu, kamu juga bisa menempatkan burung pada tempat yang hangat seperti ruang tahu atau tempat lainnya.

7. Memberikan Multivitamin

Jika pemberian makanan dan lingkungan yang bersih dirasa masih kurang cukup, kamu bisa mulai memberikan multivitamin pada si burung untuk memastikan stamina burung tidak drop, ataupun jika jika brung agak drop, bisa cepat pulih kembali dan menyesuaikan dengan diri dengan cuaca yang baru. Tidak hanya kita saja yang membutuhkan imun, momongan kita seperti burung juga membutuhkannya.

Baca Juga: Ide Membuat Kandang Aviary Minimalis dan Sederhana

Itulah 7 cara menjaga kesehatan burung kicau pada saat peralihan cuaca dari musim kemarau ke musim penghujan. Tips ini juga bisa Mkicau Lovers lakukan pada kondisi lain ketika burung terlihat kedinginan, jadi tidak hanya pada saat peralihan musim saja ya.

Write A Comment