mkicau.com adalah sebuah website yang kami hadirkan untuk para kicau mania di Indonesia dengan konten yang berkualitas. Ketika kamu mencari tutorial burung di Google, tambahkan mkicau pada setiap kata kunci yang kamu ketikan, untuk menemukan artikel berkualitas dari kami.
Cari artikel Mkicau.com disini:

Dalam kesempatan kali ini, kami akan mengajak mkicau lovers untuk membahas salah satu burung yang berasal dari keluarga Cacatuiodae yang masuk kategori burung endemik Indonesia. Beberapa penghobby burung mungkin belum tahu hal ini, bahwa faktanya Indonesia memiliki sekitar 7 jenis burung kakatua endemik, yang persebarannya bisa kita temukan diberbagai pulau Indonesia.

Memang burung kakatua yang memiliki nama ilmiah cacatuidae ini tidak hanya ada di Indonesia, negara lain seperti Australia dan pulau disekitaran Oseania juga terdapat burung dengan jenis ini. Namun ada beberapa jenis burung kakatua endemik dari Indonesia.

7 Burung Kakatua Endemik Asli Indonesia

Berbicara soal burung endemik, Indonesia memang tidak bisa diremehkan. Ada sekitar 510 jenis burung endemik, dan pulau Sulawesi menyumbang angka yang paling besar, yakni sekitar 150 jenis burung. Dan berikut 7 burung kakatua endemik dari Indonesia.

1 Kakatua Maluku

Kakatua Maluku
Kakatua Maluku

Dari namanya saja mungkin kamu sudah bisa menebak bahwa ini memang berasal dari Indonesia. Ya, burung Kakatua Maluku adalah burung endemik yang persebarannya ada di Indonesia, lebih tepatnya di pulau Seram, Saparua, Ambon, dan Haruku Maluku. Dibandingkan jenis lainnya, Kakatua Maluku termasuk burung kakatua dengan ukuran besar, yakni berkisar di antara 46 sampai 52 cm.

Baca Juga: 10 Pohon dan Tanaman yang Cocok untuk Kandang Aviary

Meskipun berasal dari Indonesia, sebaiknya kita tidak memelihara burung ini secara ilegal ya, karena burung kakatua maluku termasuk burung yang dilindungi dan keberadaanya terancam punah karena adanya perburuan.

2 Kakatua Rawa

kakatua rawa
kakatua rawa

Yang kedua ada Kakatua Rawa, termasuk burung endemik Indonesia yang bisa kamu temukan di provinsi Papua, khususnya di daerah Merauke dan juga Papua Selatan. Meskipun ini burung endemik Indonesia, namun Kakatua Rawa juga bisa kemu temukan di dua negara lainnya, yakni papua nugini dan juga Australia.

Selain dikenal sebagai kakatua rawa, burung ini juga memiliki beberapa nama lain seperti kakatua biru, kakatua paruh pendek, kakatua mata bersih, dan juga kakatua noda darah.

3 Kakatua Jambul Kuning Besar

Kakatua Jambul Kuning Besar
Kakatua Jambul Kuning Besar

Orang Indonesia mengenalnya sebagai burung Kakatua Jambul Kunin Besar, dinamakan besar karena memang ada jenis lain yang namanya jambul kecil. Ini juga termasuk burung kakatua yang dilindungi, jadi jika ingin memelihara pastikan yang berasal dari penangkaran dan diizinkan oleh menteri BKSDA ya.

Kakatua jenis ini memikiki jambul dengan warna kuning yang terdiri dari berbagai bagian. Ukurannya lumayan besar. Sedangkan untuk persebarannya, kamu bisa menemukan kakatua jambul kuning besar kepulauan Seram, Kepulauan Kai, Ambon, dan Maluku.

4 Kakatua Kecil Jambul Kuning

Kakatua Kecil Jambul Kuning
Kakatua Kecil Jambul Kuning

Jika pada urutan ketiga versi besarnya, ini adalah versi kecilnya, Kakatua Kecil Jambul Kuning dengan nama ilmiah Cacatua Sulphurea. Sepintas warna bulunya mirip dengan kakatua Jambul Kuning Besar, namun bagian jambulnya hanya terdiri dari satu bagian saja, dan juga berwarna kuning. Panjang dari kakatua endemik Indonesia ini adalah 35 CM, sedangkan ukuran tubuhnya sedang, itulah alasan kenapa burung ini dinamakan kecil, karena ada warnanya mirip dengan ukuran lebih besar.

Sedangkan untuk wilayah persebarannya, kamu bisa menemukan Kakatua Kecil Jambul Kuning di hutan primer dan sekunder kepulauan sunda kecil, Bali, Sulawesi, dan Timor. Status konservasi burung ini adalah kritis, jumlah habitatnya di alam liar terus berkurang karena banyaknya perburuan.

5 Kakatua Putih

kakatua putih
kakatua putih

Kakatua Putih juga masuk burung Endemik Indonesia yang bisa kamu temukan di daerah Kepulauan Maluku Utara. Jika ingin melihat bagaimana burung Kakatua Putih beraktivitas di alam liar, kamu bisa menemukannya di hutan sekunder dna primer di pulau Halmahera, todpre, ternate, pulau Kasiruta, Bacan, dan juga Mandiole.

Jika dibandingkan dengan kakatua kecil jambul kuning, Kakatua Putih memiliki ukuran tubuh yang lebih panjang, yakni sekitar 46 CM. Tidak jauh berbeda dengan kakatua lain, ia juga memiliki jambul yang bisa ditegakan, namun warnanya putih, sama dengan warna bulu tubuhnya.

6 Kakatua Raja

kakatua raja
kakatua raja

Dari berbagai burung kakatua endemik Indonesia, menurut kami ini adalah jenis kakatua yang memiliki warna bulu sangat menarik, yakni hitam, dan bagian matanya ada bulu dengan warna merah. Kakatua Raja adalah burung yang berasal dari pulai Iirian dan Australia, meskipun termasuk burung endemik Indonesia, namun Kakatua Raja juga bisa kamu temukan di Australia.

Yang unik dari kakatua raja adalah memiliki paruh yang tidak bisa tertutup dengan rapat, hal ini karena antara paruh bagian atas dan bagian bawah ukurannya berbeda. Meskipun demikian, paruh yang tidak tertutup rapat ini juga memiliki fungsi, yakni untuk menahan dan membuka makanan yang berupa biji-bijian.

7 Kakatua Tanimbar

kakatua goffin
kakatua goffin

Dan ini adalah jenis burung kakatua endemik Indonesia terakhir yang kami kenalkan pada mkicau lovers sekalian, namanya adalah kakatua Tanibar yang kadang juga dikenal sebagai kakatua goffin, kakatua ganibar, dan juga kakatua Goffiniana. Perlu mkicau lovers ketahui, bahwa ini adalah burung dengan ukuran terkecil dikeluarga Cactuinae.

Baca Juga: Suara Burung: Direktori 1001 Kicauan Burung MP3

Burung ini bisa kita temukan di hutan-hutan sekitaran kepulauan laut Banda. Terkait dengan ukuran tubuh, kakatua Tanibar memiliki panjang 31 CM, dengan berat mencapai 350 gram.

Write A Comment